a lil bit shocked

aku memakai status YM nya siang ini sebagai judul posting, karena ini memang tentang dia

ga tau juga siapa yang bener-bener shocked, palagi pas ada kalimat: surat mutasi ku sudah keluar
aku bener-bener gag tau mo kasi respon apa

dia orang pertama yang bersedia mendengarkan tentang sesuatu yang mungkin bikin semua orang begidik untuk didengar
dia juga yang bersedia menghabiskan banyak waktu sia-sia diantara masa berharganya
dia telah melakukan banyak hal..

mungkin ini hal yang lumayan menyedihkan untuk sebagian orang, tapi terlalu menyedihkan untuk ku..
tapi mungkin hal yang agak berat untuk nya, tapi sangat berat untuk ku

jangan pindah aja bisa????
:'(

another lost

for another thread: i lost my phone, again..
sebel, mo marah, mo nangis, mo mencak-mencak.. tapi buat apa kan?? kali ini yang mejadi korban adalag Nokia 6585 CDMA yang selalunya jadi andelan untuk ngenet dari kost an dan nomer kontak untuk cettingan, hehehehe
yang bikin sebel, ilangnya di area aman lho.. sial banged kan?
dah lah, ga tau lagi mo gimana, cuma bisa berarap semoga segera mendapat hape pengganti yang lebih baik, amiin...

moved..!!

what a surprise for me, hehehe
akhirnya, yang dari kemaren-kemaren masih gossip-gossip ga gelas juntrungannya akhirnya terealisasi juga. akhirnya aku dimutasikan ke MarComm alias Marketing and Communication Division. alhamdulillah banged :D
yah, setidaknya ini sebuah penyegaran lagi, setelah setahun setengah di Customer Service Representative, dan lagi mungkin beberapa ilmu ku bisa diaplikasikan disini.. jadi ga adalah kata-kata: ntuk apa sih kuliahnya capke-capke tapi ilmunya ga teraplikasikan..
hmm.. ada beberapa hal yang akan sangat berusah, terutama yakni jam tidur. tadi pagi bener-bener kesiksa untuk bangun jam 6 pagi. sengaja emang ngeset alram jam 6 dan jam setengah tujuh (aku ngeset dua kali alram..!!) supaya buat jaga-jaga, sapa tau jam 6 ga kebangun, hihihi
hal lain adalah: strategi ngunjungi pak Suwardi.. sekarang cuma ada sore hari untuk ketemu pak Suwardi, itu pun di STIKP, gapapa lah.. yang penting skripsinya harus selesai dalam akhir semester ini, amiin..
hal-hal lain lagi, nanti mungkin akan disesuaikan setelah melihat kondisi berjalan, tapi hari ini, dua hal itu yang paling penting diperhatikan.
doakan semua berjalan lancar yah :D
PS: inih farewell untuk temen-temen di Gallery ;)
Dear fellas..

So bad that feeling as I won't have any stamp fees no more.. hihihih

Not really, kidding

The hardest feel was, I won't have much time to check any number as I always do this far…
I won't have much time to talk bout that crazy customer who complaining at us, those stupid applications which can't work properly, this woozy boozy work thing…
But it wouldn’t make me sad, coz we're still in the same building to work to

I wonder how much happiness I got when I was with u all buddies…
And I cant mend how much mistakes I’ve done all this time..
How many heart are broken for my words, for my stupidipity

I would like to sorry for those all…
Deeply from my heart…

Medan banjir (lagi)

Ga kaget lah ya dengernya, saban ujan bentar aja, pasti banjir. Bikin sebel yah sebenarnya, tapi yah.. emang sanitasi di kota yang katanya metropolitan ini ga bisa bener lagi mungkin.

Padahal kemaren denger kabar klo pemko dah ngundang (baca: membayar mahal.!!) ke badan konsultan dari Belanda untuk menanggulangi masalah perairan dalam kota, tapi kok kayaknya ga ada hasilnya....

Kebetulan kita pas ujan-ujan itu kita lewat di daerah kampung Keling ato Madras Hulu, tepatnya di jalan Zainul Arifin, persis di sebrang SUN Plaza. Air menggenang samapai selutut orang dewasa, jadi klo mobil-mobil sedan atau yang di ceperin pada kemasukan air.. beberapa toko juga harus memalang air di pintu karena air merembes masuk, parah banged kan.. secara itu pusat kota, walah..!!

Liat nih poto-poto nya:



poto yang lain bisa diliat disini

Firasatkah?

Ini baru jam 3 pagi kurang, aku terbangun. Ini ga biasanya, karena biasanya sepanas apapun cuaca, segerah apapun kota Medan, selama standing fan ku masih bersedia menyala biasanya aku akan tetap terlelap samapi jam 11 pagi, apalagi tadi aku baru bisa terpejam jam sekitar jam 12an.

Ga tau kenapa, tapi ada semacam firasat yang kurang nyaman, tapi aku ga tau itu apa..

Kucoba runtut hhari ini, adakah sesuatu yang remarkable yang kulewati? Seperti hari yang biasa, tadi bangun sekitar jam 9an, trus karena ga tau mo apa langsung online, chat di mIRC, YM, ngeupload satu post tentang mimpi... ga ada yang aneh, kecuali beberapa obrolan dengan teman kantor di YM, masih terbawa atmosfer kemaren, hmm.. adakah yang aneh dari sana?

Jam makan siang, keluar bareng kak Si, cari makan di food court, ambil Meranti untuk oleh-olehnya ke mertua di Jakarta, kak Si ke Jakarta untuk ngabisin long weekend ini, adakah sesuatu dengannya disana? Mudah-mudahan enggak...

Pas kerja juga biasa-biasa aja, kejadian kemaren ga terlalu aku ambil pusing, tapi sikap beberapa rekan emang sangat terlihat, karena ada beberapa pernyataan yang agak ngagetindari rekan yang kami anggap dekat. Tapi itu bukan penyebab aku ga bisa tidur dan berfirasat kayaknya. Apa lagi yah.. hmm... apa karena biskuit coklat-kopi dari pelanggan? Hehehe, ga lah ya.. tadi ada lagi pelanggan yang ngasi oleh-oleh, setelah kemarin mbak Juli yang baru pulang dari Dubai ngasi mug. Sebelumnya mbak juli ini pernah ngasi parsel Lebaran. Tapi hadiah seharusnya bukan masalah..

Apa yah? Aku maih merasa ada yang kurang tepat, masih merasa ada sesuatu hal yang mungkin terjadi di sekitarku. Apakah sesuatu terjadi dengan keluargaku? Apa aku terlalu rindu rumah? Hmm.. beberapa jam lagi, sesuai rencana aku akan pulang, setelah beberapa kali tertunda. Apalagi keadaan mama agak kurang sehat, asam urat kakinya makin parah. Yah, mungkin ini.. aku terlalu rindu rumah. Tapi, bukannya dari kemaren sejak pengunduran pertama rencana pulang aku udah sangat rindu rumah? Kenapa gelisahnya baru sekarang?

Oowh, mudah-mudahan segala baik-baik aja yah adanya.. aku terlalu takut untuk menerima sesuatu yang tidak aku harapkan...

**kadang online membuatku merasa sedikit nyaman, karena aku ga bisa nemuin segelas kopi atau coklat jam segini...

Risau

Kadang, saat aku merasa aku punya cinta, aku memaksakannya ke orang yang aku cintai, tanpa pernah berfikir apakah dia juga punya?

Kadang, saat aku merasakan keindahannya, aku langsung menganggap bahwa itu pertanda darinya, tanpa pernah berfikir kalau dia hanya berusaha baik dan sopan, tak lebih...

Terlalu berlebihan rasanya kalau harus memaksakan sebuah perasaan ke orang lain, terlalu berlebihan rasanya harus membuat orang lain turut larut dalam kubangan yang kita buat sendiri, tanpa dia merasa harus ikut kedalam dengan sendirinya, bukan karena ingin...

Kadang aku sadar, tapi terlalu sukar untuk menyadari...

Kadang terlalu sukar untuk menerima kenyataan

the april post

Sudah kualami perih karena kehilangan
Sudah kureguk kecewa karena ditinggalkan
Sudah ku didera luka karena dikhianati

Semuanya belum seberapa

Hanya satu derita yang paling menyiksa
Jatuh cinta
Tapi tak bisa memiliki


**Andrei Aksana, LT:2004


udah lama tau novel ini, udah sering juga ngeliatnya dengan stempel 'best seller' di pajang di gerai Gramedia, udah pernah juga tergerak untuk membelinya, tapi tak kulakukan.
ah.. novel indonesia, pikirku kadang..

bukan meremehkan, aku penikmat ayu utami, dee, budi lesmana, ikhwan lubis dan beberapa penulis lokal lain. merasa puas sekaligus senang membacanya, tapi teknik penulisannya kadang sudah kutemukan deluan di penulis-penulis asing yang bukunya kubaca di perpustakaan... maaf, kadang aku menganggap aku menganggap mereka meniru gaya penulis lain, tidak berciri..
juga Andrei Aksana, cucu dari sastrawan nasional: Sanusi Pane yang seluruh keluarganya kemudian juga menjadi pengusaha-penulis (karena menulis saja tak membuat mereka bisa bertahan hidup, mungkin?), gaya tulisannya sangat post-modern style ala Kirei and Jeanny menurutku.

tak apalah, setidaknya dia menulis, aku cuma mengkritik..!!

tema tulisannya juga mengikuti selera pasar: percintaan anak muda dengan sejuta dilema yang sebenarnya mudah ditebak. agar tetap laku, diselisipkan tragedi asmara yang membuat pembaca ikutan gundah gulana tak berdaya menghenikan bacaan sebelum benar-benar menyelesaikannya.
yang agak berbeda mungkin plotnya, sengaja dibuat berbayang dari pertengahan sampai akhir, seolah ada dua cerita dalam satu dramaturgi yang sama, tentu juga dengan dua ending (karena dua cerita!). tidak ada yang salah, malah bagus, sangat bagus..
sisi bagus lain adalah, Andrei Aksana menggubah selirik puisi dalam nada menjadikannya soundtrack yang disertakan dalam novel romantisme tak biasa, another bussines trick..

well, aku beli novel ini atas rekomendasi seorang teman (yang aku harap bisa lebih..), dan kebetulan juga ada 30% off karena opening New Gramedia di Sun Plaza. yaa.. gapapalah.. dah lama juga ga beli buku baru, biasanya cuma ke perpus ato barteran ma temen, maklumlah anak kost...
isinya bagus, bahkan sangat bagus yang ingin menghabiskan tissue ato membasahi bantal, sangat menghanyutkan perasaan, sangat membuat kita ingin menjerit: dunia gag adiiillll.... hehehehe