She's got the Baby...

Pagi ini, lagi sibuk bahas layout promo terbaru dari IM3 dan Mentari tiba-tiba terima telpon dari Kak Si. Ini agak mengagetkan, soalnya biasanya ama kak Si cukup SMSan dan YM ajah, lebih private dan seru krn bisa dilakukan diam-diam... Tapi ini telpon, pasti sesuatu yang sangat penting..

Ternyata ini adalah berita gembira, Kak Si udah melahirkan. Hari ini 28 Maret 2008 pukul 2 dini hari melalui operasi caesar setelah mengalami pecah ketuban jam 10 malam nya. Huaa... senangnyaa....

Aku juga langsung ngabar-ngabarin ke semua orang kantor yang sedang ada di sekitarku. Komentar pertaman dari mbak Dewi, bos ku. Dia bilang: "wah, akhirnya Sissi bisa punya anak juga yaaa.." ahahahahahahaha... ga kaget lah komentar ini, ngebayangin kak Si yang selalunya tampil garang, halah..!!

Selamat yah kak Si.. Semoga ponakanku itu sehat-sehat aja, sama kayak mama nya.. Istirahat yang banyak juga (halah.. penting ga??)...

Nanti-nanti, kak Si udah ga harus bingung lagi mo jalan kemana abis pulang kerja, bisa langsung pulang kerumah soalnya ada yang menunggu untuk dibelai dirumah sana.. :D

Selamat yah kak Si....

**pengen kesana deh liat ponakan baru :D

A Day with Dian Sastro

Hari ini ada hajatan besar di Medan. Hampir 150 orang telah mendaftar untuk bisa dinilai oleh seorang cewe cantik multitalented yang datang ke Medan: Dian Sastrowardoyo…


Ini road show pertama Dian ke Medan sebagai brand ambasadornya Mentari. Dan untuk menyambut kedatangan Dian disini, kita mengadakan lomba Dandan ala Dian Sastro.


Persiapan untuk event ini sebenarnya sudah dimulai dari awal Februari. Kita mengajak 5 radio lokal dan satu tabloid fashion untuk mempersiapkan acara ini. Dan walaupun sempat terundur enam hari, acara tetap bisa berlangsung sesuai dengan yang diharapkan.


Rabu, 12 Februari 2007, sesuai dengan jadwal kedatangan di bandara aku dan mbak Dewi, koordinator ku menjemput ke bandara. Walaupun udah sering banged liat Dian di tivi dan bahkan aku sendiri yang buat materi promo untuk Dandan ala Dian, tetep aja kaget pas liat Dian aslinya secara langsung. Dian ternyata lebih mungil dari yang kubayangkan sebelumnya. Tapi, satu hal yang udah aku duga sebelumnya dan ternyata emang bener: Dian itu ramah banged…


Di perjalanan dari bandara menuju hotel kita ketawa terus, dia doyan becanda juga. Dan karena aku adalah salah satu big die hard fan nya Dian, aku nyempetin lah nanya banyak hal tentang Dian. Mulai dari karir nya, sederet iklan yang dibintanginnya, juga film dan satu hal yang mulai digilainya belakangan: blog. Ohya, aku kaget dan seneng banged pas Dian mengeluarkan kamera Lomo nya untuk jepret aku. Katanya buat dimasukin di blog. Weeeeww… kebayang klo Haqi yang dapat kesempatan ini, dia bisa pingsan kali, hehehehe


Dian itu low profile banged lho, dan dia welcome untuk semua hal yang diinginkan para fansnya dari dia. Misalnya di salon hotel. Dian dengan sangat-sangat ramah menyanggupi permintaan foto dan ngobrol ngalor ngidul ga jelas dari hair stylist disitu, padahal semua juga tau banged Dian pasti masih ngantuk berat, soalnya dia bangun jam setengah tiga pagi hari ini demi persiapan ke Medan. Bukan cuma di salon, setelah ke kantor juga, Dian kan singgah dulu di ruangan kerja lantai 2, dan tentu jadi sasaran objek foto bareng semua orang disana. Hehehe.. aku juga curi kesempatan buat minta Dian duduk di meja kerjaku untuk aku foto, dasar ganjen :p


Acara pertama hari ini adalah press conference dan press talk di ruang Auditorium 001 Indosat. Acara ini dihadiri oleh pejabat Indosat Medan dan wartawan baik dari media cetak dan radio. Disini Dian banyak diwawancara soal acara Dandan ala Dian dan Mentari. Juga ada sesi foto Dian dengan pejabat Indosat dan rekan wartawan dari media lokal yang sengaja kita undang untuk datang. Seru.. seru banged. Ini, silahkan di lihat sebagian hasilnya..


Gak terasa udah jam makan siang aja. Karena di perjalanan dari bandara tadi Dian sempat cerita kalo dia demen makanan lokal, pak Gunung langsung menawarkan untuk makan siang di rumah makan Sipirok yang lokasinya disekitar belakang kantor. Jangan ngebayangin ini rumah makan mewah dan berkelas atas, ini lebih tepat disebut warung makan yang menyediakan tradisional cuisine dari Tapanuli Selatan, tepatnyya Sipirok. Ga pake jaim, Dian langsung lahap makan pake tangan. Hihihi… jarang-jarang solanya bisa liat artis beken mau ngelakuin hal kayak gini, langsung lah disempetin foto-foto…


Abis dari makan, acara langsung berlanjut lagi. Dian dan team kita langsung menyerbu ke Plaza Medan Fair. Kita menuju lantai 4 nya, yaitu sentra ponsel yang juga ada Gallery Indosat nya. Mulai di Gallery, para fans Dian langsung menyerbu untuk foto bareng. Kita sampe kewalahan mengendalikan orang-orang yang menyerbu dan berebut untuk foto bareng Dian, dan kebanyakan menggunakan hp seadanya. Yah, bisa dimaklumi lah, soalnya kan jarang-jarang ada kesempatan kayak gini.


Gak cuma ke Gallery, Dian juga mengunjungi outlet-outlet yang ada di sentra ponsel ini. Gak semua, tapi terutama adalah yang memajang branding Indosat dan menjual SP Mentari dan IM3. Yah, itung-itung rejeki emas buat didatengi Dian Sastro lah buat para outlet, hihihih… Dan ini juga lumayan membuat kehebohan lho, semua orang tetep ngikutin kita untuk mencari kesempatan foto bareng Dian. Hebatnya, Dian tetep melayani semua fans nya dengan ramah. Salut dan acungin 2 jempol deh buat Dian.


Punya waktu istirahat sekitar sejaman, Dian langsung diboyong ke hotel. Perlu persiapan juga kan untuk malam final Dandan ala Dian di Merdeka Walk. Dan emang aslinya Dian itu prof banged yah, dia bener-bener bisa tampil seger lagi walo cuma istirahat bentar.


Merdeka Walk udah mulai penuh saat kita nyampe dilokasi. Dian menyempatkan makan malam sebentar dengan para pemenang quiz SMS yang diselenggarakan sebelumnya. Disini juga tetep… foto-foto! Asli emang semua orang pengen banged punya dokumentasi peribadi bareng Dian. Asli cantik siih…


Dandan ala Dian Sastro sendiri langsung dinilai oleh Dian, sebagai juri utama. Acara ini melihat peserta yang dibagi menjadi 4 kategori (anak-anak, remja, dewasa dan khusus) untuk dinilai dari cara berdandannya yang paling bisa mirip dengan Dian. Jadi bukan kepiripan fisik yang dilihat. Terus juga, Dian sangat memperhatikan kealamian gerak dan sikap dari peserta. Ini yang menjadi sebab kenapa ada satu peserta yang asli cantik banged ga menang sama sekali. Lho kok? Karena menurut Dian kecantikan si peserta sangatlah artificial, jadi gak mencerminkan keperibadian aslinya lagi…


Acara Dandan ala Dian malam ini baru selesai jam 11.20 malam. Ini molor sejam dua puluh menit dari jadwal karena banyak hal tak terduga yang terjadi di acara. Misalnya wawancara Dian dengan peserta yang bisa sampai 5 menit dan parade catwalk tambahan yang dilakukan diluar rencana. Ini tentu dilakukan adalah untuk bisa menilai dengan sempurna para peserta yang mengikuti lomba. Juga, ada yang sangat special malam ini, Dian memberikan pertunjukan khusus untuk para peminatnya malam itu: Catwalk Appearance. Jadi Dian ikut jalan di panggung untuk menunjukkan bagaimana kepribadian yang dinilai oleh Dian. Saluut deh….


Udah setengah dua belas, dan semua juga pasti capek berat dari event malam ini. Tapi bukan berarti langsung pulang, soalnya kita masih nyempetin ngegedor Kedai Tiramitsu untuk mencicipi Pancake Duren yang enak itu.. Yummmi… hehehehe.. Sukur aja tokonya masih bersedia membuka pintu untuk kita dan bersedia menjual pancake persediaan besok untuk malam ini.

Baru hamper jam setengah satu pagi kita anter Dian balik ke hotel untuk istirahat. Ini bener-bener hari yang melelahkan, tapi juga menyenangkan soalnya menemani artis sekaliber Dian Sastro. Berharap banged deh ada hari lain kayak gini besok-besok… **ngareeepp….